Senin, 02 Desember 2013

Proposal SMK

Jersly G.C.L Sangian
090213057

Manajemen Dan Kewirausahaan


Proposal SMK Komputer





















Kata Pengantar
Segala puji bagi Tuhan Yang maha Esa. Yang telah melimpahkan berbagai rahmat dan nikmat kepada kita semua, atas kehendak dan petunjuknya kami dapat menyelesaikan penyusunan proposal ini dengan lancar.
Proposal ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat pengajuan pendirian sekolah menengah kejuruan (SMK) Pakuure yang terletak di jalan Maesa, yang merupakan implementasi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia pada umumnya Dan Masyarakat Manado pada khusunya.
Dalam proposal ini kami gambarkan secara umum tentang berbagai hal yang berhubungan dengan pendirian SMK tersebut, yang meliputi kesiapan penyelenggaraan, dan rencana penggunaan dana subsidi. Meskipun telah diupayakan secara maksimum agar proposal ini tersusun dengan baik dan sistematis. Namun kami menyadari keterbatasan kemampuan yang dimiliki, maka saran dan perbaikan dari semua pihak sangat kami harapkan.
Besar harapan kami proposal ini dapat diterima dan direalisasikan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.








                                                                                             Manado,  Oktober 2013-10-16

                                                                                                    Jersly G.C.L Sangian













DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I   PENDAHULUAN
BAB II VISI,MISI,TUJUAN DAN SASARAN
BAB IV  TINJAUAN PEMBUATAN SEKOLAH DIDASARKAN PADA BEBERAPA ASPEK
BAB V     PENUTUP














Bab I
Dalam era krisis multidimensi masih membayangi bangsa ini yang sudah lebih dari setengah abad ini merdeka. Namun angka kemiskinan masih tinggi, pengangguran tidak kunjung berkurang, biaya pendidikan semakin mahal, harga-harga kebutuhan hidup makin melambung, biaya berobat makin tidak terjangkau oleh masyarakat dhuafa.

Sementara itu bencana alam yang terjadi di Indonesia, datang silih berganti seperti tidak pernah ada ujung. Satu bencana belum tertangani dengan baik, datang bencana yang lain. Masih hangat dalam memori kita dahsyatnya tsunami di Aceh, tanah longsor di Banjarnegara, banjir bandang di Jember, bencana gunung merapi,dll. Semuanya menambah deretan panjang penderitaan masyarakat.
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial, yayasan HASAN BHAKTI NEGERI menggulirkan program-program sosial yang inovatif dan tepat sasaran, yakni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gratis bidang Tehnologi Komputer dan Jaringan untuk masyarakat miskin yang berprestasi.

Untuk mendukung program tersebut di atas, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya adalah pengadaan Laboratorium Komputer guna kelancaran program –program tersebut











Bab I

Pendahuluan
  1.  Latar Belakang

Berdasarkan skala intelegensi Wechter. Munandar (1992) menyatakan anak berbakat intelektual tergolong “sangat unggul” (IQ >130) berjumlah 2,2% dan tergolong “unggul” (IQ 120-129) berjumlah 6,7% dari populasinya. Keuntungan lain dengan penyelenggaraan sekolah SMK ini untuk memacu pemerataan kualitas pendidikan nasional. Dari segi efektifitas penggunaan sumber daya, penyelenggaraan sekolah SMK memiliki nilai strategis dalam memacu keterlibatan dunia swasta untuk turut berperan serta secara aktif dalam pembangunan pendidikan. Dengan adanya pengembangan ciri-ciri keunggulan tertentu yang sesuai dengan kekhasan potensi ekonomi, social dan budaya daerah setempat, penyelenggaraan sekolah unggulan memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan.
Berdasarkan skala intelegensi Wechter. Munandar (1992) menyatakan anak berbakat intelektual tergolong “sangat unggul” (IQ >130) berjumlah 2,2% dan tergolong “unggul” (IQ 120-129) berjumlah 6,7% dari populasinya. Keuntungan lain dengan penyelenggaraan sekolah SMK ini untuk memacu pemerataan kualitas pendidikan nasional. Dari segi efektifitas penggunaan sumber daya, penyelenggaraan sekolah SMK memiliki nilai strategis dalam memacu keterlibatan dunia swasta untuk turut berperan serta secara aktif dalam pembangunan pendidikan. Dengan adanya pengembangan ciri-ciri keunggulan tertentu yang sesuai dengan kekhasan potensi ekonomi, social dan budaya daerah setempat, penyelenggaraan sekolah unggulan memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan.


 Bab II
Visi, Misi,Tujuan, dan Sasaran
A.  Visi dan Misi 
Ø  Visi SMK adalah :
1. Peningkatan kualitas SDM bagi tenaga kependidikan dan pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).
2. Unggul peningkatan prestasi akademis.
3. Unggul dalam bidang computer.
4. Memiliki lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif.

Ø  Misi SMK adalah :
1. Siswa mampu mengoprasikan computer program Microsoft Word, Microsof Excel, Microsoft Power Point 85% serta mampu mengoprasikan Internet
2.
Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal.
B.   Tujuan
SMK ini didirikan bertujuan untuk:
1.      Membantu memanifestasian tujuan pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
2.      Mencetak Out Put dan Out Comes yang berkualitas
3.Tersedianya Laboratorium Komputer sebagai sarana utama penunjang proses belajar-mengajar civitas SMK IT Hasan Peduli Negeri

C.Sasaran 
Dengan memperhatikan Visi, Misi dan Tujuan sekolah yang kondusif beserta permasalahnya yang dihadapi sasaran pokoknya adalah :
1.      Peningkatan mutu dan wawasan siswa dalam dunia IPTEK
2.      Peningkatan dan penyempurnaan Lab. Komputer.
3.      Berusaha dan meningkatkan mutu dan menuju SMK Unggulan







Bab III
Proses pendidikan yang berkualitas dan kesempatan untuk dapat menikmati pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat miskin dan tidak mampu dapat memberikan harapan baru pada masyarakat yang tidak mampu untuk dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermartabat yang akan membawa harapan baru yang lebih baik dimasa mendatang. Hal ini dikarenakan pendidikan sementara ini masih menjadi dominasi masyarakat ekonomi kelas menengah dan kelas atas.


Strategi yang akan dilakukan adalah dengan membuat berbagai seminar untuk meyakinkan pada orang tua betapa pentingnya pendidikan, pentingnya wajib belajar 12 tahun dan juga untuk tidak memperkerjakan anak hanya untuk membantu nafkah orang tua mereka karena tuntutan ekonomi keluarga.

                     1.     Pekerjaan Persiapan
1.    Pekerjaan Persiapan Lahan

2.    Mobilasi Alat


             Unit Bangunan
1.      Pembangunan Ruangan Kelas, Lab. Komputer, dan Toilet


2.      Pembangunan Lap. Olahraga 

2.Rencana Pendapatan Sekolah

Rencana anggaran adalah dengan cara penerimaan angaran dari Pemerintah atau BOS (Bantuan Anggaran Sekolah ) dan Juga Penerimaan dari Siswa – Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Ranomut. 
Jadi, Investasi Rp. 1.000.000.000 dengan bunga sebesar 15% dan pendapatan pertahunya adalah Rp. 144.000.000.
4.Aspek Keuangan


Sehingga nilai Payback Period nya adalah 6 tahun 9 bulan. Artinya dana yang tertanam dalam investasi sebesar Rp. 1.000.000.000 akan dapat diperoleh kembali dalam jangka waktu 6 Tahun 9 Bulan.



NPV nya adalah Rp. 482.710.202 – Rp. 1.000.000.000 = Rp. – 517.289.798
Jadi, menurut data yang diatas investasi sebanyak Rp. 1.000.000.000 tidak bisa dikembalikan hanya dalam 5 Tahun karna hasilnya tidak layak.
Bunga 15%

Bunga 10%
Jadi, menurut hasil data diatas IRR nya adalah 38,21%.


Bab III
Tinjauan Pembuatan Sekolah Didasarkan Pada Beberapa Aspek
  1. Aspek Pasar
Proses pendidikan yang berkualitas dan kesempatan untuk dapat menikmati pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat miskin dan tidak mampu dapat memberikan harapan baru pada masyarakat yang tidak mampu untuk dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermartabat yang akan membawa harapan baru yang lebih baik dimasa mendatang. Hal ini dikarenakan pendidikan sementara ini masih menjadi dominasi masyarakat ekonomi kelas menengah dan kelas atas.


  1. Aspek Pemasaran
Strategi yang akan dilakukan adalah dengan membuat berbagai seminar untuk meyakinkan pada orang tua betapa pentingnya pendidikan, pentingnya wajib belajar 12 tahun dan juga untuk tidak memperkerjakan anak hanya untuk membantu nafkah orang tua mereka karena tuntutan ekonomi keluarga.
  1. Aspek Teknis
  1. Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Sekolah
A.     Pekerjaan Persiapan
1.    Pekerjaan Persiapan Lahan

RENCANA
BIAYA
Pembersihan Lahan
Rp. 4.000.000
Pagar Pengaman Proyek
Rp. 3.000.000
Jumlah
Rp.7.000.000




2.    Mobilasi Alat

ALAT
BIAYA
Genset
Rp.1.000.000
Jumlah
Rp.1.000.000

B.     Unit Bangunan
1.      Pembangunan Ruangan Kelas, Lab. Komputer, dan Toilet

PEKERJAAN & BAHAN
BIAYA
 Pondasi
Rp. 500.000.000
 Struktur Lantai Dasar
Rp. 130.000.000
 Pasangan Tela
Rp. 50.000.000
 Kusen, Pintu dan Jendela
Rp. 15.000.000
 Plesteran
Rp. 60.000.000
 Lantai
Rp. 35.000.000
 Plafon
Rp. 100.000.000
 Atap
Rp. 20.000.000
 Pengecetan
Rp. 60.000.000
 Listrik
Rp. 7.000.000
 Sanit Air
Rp. 5.000.000
Jumlah
Rp. 967.000.000

2.      Pembangunan Lap. Olahraga

PEKERJAAN & BAHAN
BIAYA
 Struktur Dasar
Rp. 15.000.000
 Pemasangan Rumput
Rp. 50.000.000
Jumlah
Rp. 65.000.000


C.     Unit – Unit Perlengkapan

NAMA PERLENKAPAN
BIAYA
Perlengkapan Kelas ( 3 Ruangan)
Rp. 15.000.000
Perlengkapan Lab.Komputer
Rp. 100.000.000
Perlengkapan Lap.Olahraga
Rp. 2.000.000
Perlengkapan Toilet
Rp. 1.000.000
Jumlah
Rp. 118.000.000

Jumlah Pembangunan Sekolah
Rp. 950.000.000




2.Rencana Pendapatan Sekolah

Rencana anggaran adalah dengan cara penerimaan angaran dari Pemerintah atau BOS (Bantuan Anggaran Sekolah ) dan Juga Penerimaan dari Siswa – Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Ranomut. 


 Rencana Pendapatan/Tahun
Biaya per Siswa/Tahun
Jumlah Siswa

Bantuan Operasional Siswa (BOS)
Rp.1.200.000
60
Rp. 72.000.000
SPP
Rp.1.200.000
60
Rp. 72.000.000
Jumlah


Rp. 144.000.000


Jumlah Pendapatan Sekolah Setiap Tahun
Rp. 144.000.000


Jadi, Investasi Rp. 1.000.000.000 dengan bunga sebesar 15% dan pendapatan pertahunya adalah Rp. 144.000.000.
4.Aspek Keuangan
  1. Payback Period

Sehingga nilai Payback Period nya adalah 6 tahun 9 bulan. Artinya dana yang tertanam dalam investasi sebesar Rp. 1.000.000.000 akan dapat diperoleh kembali dalam jangka waktu 6 Tahun 9 Bulan.

  1. Net Present Value  (NPV)
Tahun
Kas Bersih
DF ( 15%)
PV Kas Bersih
1
Rp.144.000.000
0,869
Rp. 125.217.391
2
Rp.144.000.000
0,756
Rp. 108.884.688
3
Rp.144.000.000
0,657
Rp. 94.682.337
4
Rp.144.000.000
0,571
Rp. 82.332.467
5
Rp.144.000.000
0,497
Rp. 71.593.449

Total PV Kas Bersih

Rp. 482.710.202



NPV nya adalah Rp. 482.710.202 – Rp. 1.000.000.000 = Rp. – 517.289.798
Jadi, menurut data yang diatas investasi sebanyak Rp. 1.000.000.000 tidak bisa dikembalikan hanya dalam 5 Tahun karna hasilnya tidak layak.
  1. Internal Rate Of Return (IRR)
Bunga 15%
Tahun
Kas Bersih
DF ( 15%)
PV Kas Bersih
1
Rp.144.000.000
0,869
Rp. 125.217.391
2
Rp.144.000.000
0,756
Rp. 108.884.688
3
Rp.144.000.000
0,657
Rp. 94.682.337
4
Rp.144.000.000
0,571
Rp. 82.332.467
5
Rp.144.000.000
0,497
Rp. 71.593.449

Total PV Kas Bersih

Rp. 482.710.202

Bunga 10%
Tahun
Kas Bersih
DF ( 10%)
PV Kas Bersih
1
Rp.144.000.000
0,909
Rp. 130.909.090
2
Rp.144.000.000
0,826
Rp. 119.008.264
3
Rp.144.000.000
0,751
Rp. 108.189.331
4
Rp.144.000.000
0,683
Rp. 98.353.937
5
Rp.144.000.000
0,620
Rp. 89.412.670

Total PV Kas Bersih

Rp. 545.873.292


Jadi, menurut hasil data diatas IRR nya adalah 38,21%.


BAB IV
PENUTUP
Demikianlah proposal program ini Saya susun sebagai upaya untuk menyatukan potensi guna meringankan penderitaan masyarakat miskin sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama. Besar harapan Saya agar proposal ini dapat segera di tindaklanjuti dan kita bisa bersama-sama bersinergi untuk sebuah kerja sosial yang bermanfaat



Pakuure 22 Oktober 2013
SMK Pakuure


Jersly G.C.L Sangian


Rabu, 27 November 2013

PROPOSAL PEMBUATAN SEKOLAH SMK JURUSAN ELEKTRO















PROPOSAL PEMBUATAN SEKOLAH SMK JURUSAN ELEKTRO








Disusun Oleh:





Dwi Rizky Irawan


NRI :


110213002


Latar belakang


Sasaran utama pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena merupakan salah satu jenis satuan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terbukti bahwa SMK memiliki peran strategis dalam pendidikan ketenagakerjaan.


Pendidikan Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran dan fungsi antara lain:


1. Menyiapkan tenaga terampil untuk mengisi keperluan Pembangunan Nasional


2. Menyiapkan tenaga kerja yang berkopetensi


3. Memberi ketrampilan produktif bagi tamatan SMK .


4. Memberi kemampuan dasar pada tamatan SMK, sebagai bekal untuk pengembangan kualitas dirinya secara berkelanjutan.





Dengan terwujudnya dukungan, perhatian dan kerjasama yang baik dari Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota serta Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak, diharapkan rencana Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK akan dapat direalisasikan dan masyarakat khususnya peserta didik akan mendapatkan manfaat untuk kedepannya.












DASAR HUKUM


Dasar hukum pembangunan Unit sekolah Baru (USB) SMK, dilandasi peraturan perundangan sebagai berikut :


1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional.


2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.


3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.


4. Peraturan Menteri Pendidikaan Nasional Nomor 40 Tahun 2008 tentang Standar sarana dan Prasarana untuk Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK).




















































Visi & Misi


Visi :


Dapat menjadi lembaga pendidikan yang mampu menciptakan siswa yang terampil, professional dalam bidang kelistrikan dan berkualitas yang dapat dinikmati dan dijangkau seluruh lapisan masyarakat.





Misi:


· Melaksanakan dan mengembangkan program pendidikan yang inovatif berbasis pada minat, bakat dan kreatif mahasiswa
Menyelenggarakan diklat kejuruan yang berwawasan mutu dan profesionalisme yang mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan sebagai bekal menciptakan dan memasuki lapangan kerja/dunia industri
Menyiapkan siswa yang berjiwa kreatif, inovatif dan berwirausaha yang mampu mengembangkan potensi daerah nasional guna menghadapi persaingan didunia global.
























Prospek Pasar


Adapun prospek pasar yang menjadi peluang usaha sekolah menengah kejuruan ini adalah


1. Calon siswa yang memiliki jiwa enterpreneurship atau kewirausahaan, di mana siswa sudah memiliki etika dan etos kerja yang tinggi.


2. Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia, hingga orangtua sudah berpikir jauh ke depan akan sasaran pendidikan anaknya.
Aspek Ekonomi


Faktor yang mempertemukan program pendidikan SMK dengan pengembangan perekonomian daerah adalah faktor produktivitas tenaga kerja. SMK mengembang misi mempersiapkan lulusannya dengan keterampilan dan kecakapan tertentu agar menjadi tenaga kerja yang lebih tinggi produktivitasnya.




Aspek Sosial


Dengan adanya SMK ini juga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar, sehingga dapat memberdayakan masyarakat yang mempunyai minat di bidang Elektro untuk bisa menuntut ilmu di SMK ini.


Kami berharap dapat menjadi contoh bagi siswa lain bahwa tidak tertutup kemungkinan untuk berwirausaha saat menuntut ilmu didunia pendidikan.












Kurikulum


DASAR KOMPETENSI KEJURUAN


1. Melaksanakan keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


1.1 Mengemukakan konsep K3;


1.2 Mengidentifikasi ancaman bahaya dalam pelaksanaan pekerjaan;


1.3 Melaksanakan prosedur K3.


2. Menguasai Rangkaian Listrik


2.1 Mengemukakan konsep rangkaian listrik;


2.2 Mengunakan hukum-hukum rangkaian listrik arus searah;


2.3 Menggunakan hukum-hukum rangkaian listrik arus bolak-balik.


3. Mengukur Besaran listrik


3.1 Mengemukakan prinsip operasional berbagai alat ukur besaran listrik


3.2 Melakukan pengukuran besaran listrik


3.3 Menafsirkan hasil pengukuran.


4. Menggambar Teknik


4.1 Mengemukakan standarisasi dan normalisasi Gambar Teknik;


4.2 Menginterprestasi Industrial electrical dan pnematic diagram;


4.3 Menerapkan gambar rangkaian listrik dan elektronika


4.4 Menggambar teknik listrik.


5. Melakukan pekerjaan mekanik dasar


5.1 Mengemukakan cara penggunaan peralatan tangan


5.2 Mengemukakan cara penggunaan peralatan mesin


5.3 Menggunakan peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik


5.4 Melakukan perawatan terhadap peralatan tangan dan peralatan mesin.









Keuangan






PEMBUATAN BANGUNAN SEKOLAH


1. Analisis harga bangunan 1 m2


8 sak semen


5 m3 pasir


1 mandor


2 kepala tukang


5 pekerja


2 asisten pekerja






Berikutnya kita mencari harga bahan dan upah untuk analisis pekerjaan diatas, contohnya sebagai berikut (harga disini hanya perkiraan) :


Semen : Rp. 60.000 / sak


Pasir : Rp. 200.000 / m3


Mandor : Rp. 100.000 / hari


Kepala Tukang : Rp. 80.000 / hari


Pekerja : Rp. 70.000 / hari


Asisten pekerja : Rp. 40.000 / hari






Selanjutnya adalah mengalikan antara analisa harga satuan dan harga bahan / upah sebagai berikut :


Semen : 8 x Rp. 60.000 = Rp 480.000


Pasir : 5 x Rp. 200.000 = Rp. 1.000.000


Mandor : 1 x Rp. 100.000 = Rp. 100.000


Kepala Tukang : 2 x Rp. 80.000 = Rp. 160.000


Pekerja : 5 x Rp. 70.000 = Rp. 350.000


Asisten pekerja : 2 x Rp. 40.000 = Rp. 80.000






Harga total 1 m2 adalah = Rp. 2.170.000


















APBS / TAHUN


§ Dana rutin.


Dana rutin di dapat dari siswa sebesar Rp. 100.000,- perbulan x 160 siswa = Rp. 16.000.000,- dan dana dari pemerintah dan sumbangan lainnya sebesar Rp. 45.000.000,- untuk pembayaran guru honor diambil dari dana cadangan dan sumbangan lainnya.


§ Dana Tenaga atau Warga Sekolah (Dana Rutin / bulan)


· Gaji kepala sekolah : Rp. 3.500.000,- x 1 = Rp. 3.500.000,-


· Gaji wakil kepala sekola : Rp. 3.000.000,- x 3 = Rp. 9.000.000,-


· Gaji guru tetap : Rp. 2.500.000,- x 15 = Rp. 37.500.000,-


· Gaji guru honor : Rp. 1.500.000,- x 4 = Rp. 6.000.000,-


· Gaji staf TU : Rp. 1.000.000,- x 5 = Rp. 5.000.000,-


· Gaji Penjaga Sekolah : Rp. 800.000,- x 2 = Rp. 1.600.000,-


Total =Rp. 62.600.000,-






§ Dana keperluan sarana belajar


· Kursi murid 160 kursi, Rp. 120.000 / kursi


Harga : Rp. 120.000 x 160 = Rp. 19.200.000


· Buku pegangan guru 100 berbagai macam buku, Rp. 75.000 / buku ( Asumsi )


Harga : Rp. 75.000 x 100 = Rp. 7.500.000


· Buku pegangan murid 450 berbagai macam buku, Rp. 50.000 / buku (Asumsi)


Harga : Rp. 70.000 x 250 = Rp. 17.500.000


· White board 15 buah, Rp. 150.000 / buah (Asumsi)


Harga : Rp. 150.000 x 15 = Rp 2.2500.000


· Spidol 20 batang spidol, Rp. 7.000 / batang


Harga : Rp. 7.000 x 20 = Rp. 140.000


· Penghapus 10 buah, Rp. 5.000 / buah


Harga : Rp. 5.000 x 10 = Rp. 50.000


· Laptop 3 pc, Rp. 6.500.000 / pc


Harga : Rp. 6.500.000 x 3 = Rp. 19.500.000


· Projector 5 pc, Rp. 1.200.000 / pc


Harga : Rp. 1.200.000 x 5 = Rp. 6.000.000


Total = Rp. 70.790.000






§ Dana Donatur Perusahaan = Rp. 150.000.000,-


§ Dana Pendaftaran Mahasiswa, Rp. 150.000 / Siswa


Total : Rp. 150.000 x 100 siswa = Rp. 180.000.000,-